TNI dan Warga Lembur Malam, Pengecoran Jembatan Perintis Garuda di Desa Pussui Terus Dikebut

    TNI dan Warga Lembur Malam, Pengecoran Jembatan Perintis Garuda di Desa Pussui Terus Dikebut
    Bangun Infrastruktur

    POLEWALI MANDAR – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tipe Armco di Desa Pussui, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terus dikebut. Memasuki tahap pengecoran lantai jembatan, personel TNI bersama masyarakat memilih bekerja hingga malam hari demi mempercepat penyelesaian proyek tersebut, Minggu (5/7/2026).

    Danramil 1402-03/Campalagian, Kapten Kav Sahabuddin, mengatakan pengecoran lantai jembatan dilakukan secara bergotong royong oleh personel TNI dan masyarakat setempat.

    "Alhamdulillah, proses pengecoran lantai jembatan sudah mulai dikerjakan bersama masyarakat. Pekerjaan bahkan berlanjut hingga malam hari karena pada siang hari sebagian besar warga masih beraktivitas di ladang dan kebun, " katanya.

    Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan jembatan yang merupakan bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda.

    Meski dikerjakan pada malam hari dengan penerangan seadanya, personel TNI dan warga tetap antusias mengaduk beton, mengangkut material, hingga meratakan pengecoran lantai jembatan. Suasana kebersamaan dan saling membantu tampak mewarnai setiap tahapan pekerjaan.

    Danramil berharap proses pembangunan dapat terus berjalan lancar hingga selesai sesuai target sehingga jembatan segera dimanfaatkan masyarakat.

    "Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan mampu mendukung peningkatan aktivitas ekonomi warga, " ujarnya.

    Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Pussui merupakan salah satu upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Polewali Mandar.

    Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi mata pencaharian utama warga setempat.

    Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat yang tetap menyala hingga malam hari menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya dibangun dengan beton dan baja, tetapi juga dengan kebersamaan, kepedulian, dan tekad untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. (Zik)

    polman
    M Ali Akbar

    M Ali Akbar

    Artikel Sebelumnya

    Gotong Royong Babinsa kodim Mamasa dan Warga...

    Artikel Berikutnya

    Semangat Merah Putih Berkobar, Prajurit...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Surat Keysa untuk Presiden: Tali Slink Jembatan Lepas, Puluan Siswa Minta Jembatan Segera Diperbaiki
    Zulhendri: Surau, Madrasah, dan Akar Peradaban PERTI
    Dr. Hendri: Mengembalikan Pendidikan sebagai Jantung Perjuangan PERTI
    Pangdam III/Siliwangi Lantik Prajurit Baru Dikmata Infanteri dan Kesehatan Gelombang II TA 2026
    Pangdam III/Siliwangi Hadiri Grand Opening B3 Padel dan Celebrity Smash

    Ikuti Kami