Polewali Mandar – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tipe gantung yang menghubungkan Kampung Tua Kunyi di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar terus dikebut. Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap krusial, yakni pembangunan struktur tiang pylon sebagai penyangga utama jembatan, Rabu (5/8/2026).
Di lokasi pembangunan, personel TNI bersama masyarakat terlihat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan warga.
Danramil 1402-01/Polewali, Kapten Inf Ahmad Yani, mengatakan progres pembangunan terus berjalan sesuai target. Tahap pengerjaan tiang pylon menjadi salah satu bagian terpenting karena akan menjadi penopang konstruksi jembatan gantung.
"Alhamdulillah pengerjaan terus berjalan dengan baik. Saat ini kami fokus pada pembangunan struktur tiang pylon agar tahapan berikutnya dapat segera dilaksanakan. Kami berharap jembatan ini secepatnya selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, " kata Ahmad Yani.
Ia menjelaskan, Jembatan Perintis Garuda merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto yang bertujuan membuka akses daerah terpencil sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Selama ini, warga Kampung Tua Kunyi harus menghadapi berbagai kendala saat melintasi sungai, terutama ketika debit air meningkat pada musim hujan. Kehadiran jembatan gantung tersebut diharapkan menjadi solusi permanen yang mempermudah mobilitas masyarakat.
"Jembatan ini nantinya akan memperlancar aktivitas ekonomi warga, memudahkan anak-anak menuju sekolah, mempercepat akses pelayanan kesehatan, serta mendukung aktivitas sosial masyarakat sehari-hari, " ujarnya.
Pembangunan yang melibatkan sinergi TNI, pemerintah desa, dan masyarakat itu menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menghadirkan infrastruktur yang aman dan layak bagi warga.
Dengan progres yang terus meningkat, Kodim 1402/Polman optimistis Jembatan Perintis Garuda di Desa Kunyi dapat segera rampung sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam beraktivitas dan roda perekonomian desa semakin berkembang. (Zik)
