MAJENE – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, terus menunjukkan progres yang signifikan. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pembesian, yang merupakan salah satu tahapan krusial dalam pembangunan jembatan gantung sebelum proses pemasangan tali sling jembatan, Kamis (20/8/2026).
Pekerjaan pembesian dilakukan secara gotong royong oleh personel Kodim 1401/Majene bersama masyarakat setempat. Tahapan ini menjadi bagian penting karena kerangka besi akan menjadi penopang utama sling yang nantinya menopang konstruksi jembatan gantung. Semangat kebersamaan terlihat dalam setiap proses pekerjaan, mulai dari pemotongan hingga perakitan besi.
Jembatan gantung tersebut dibangun untuk membuka akses yang lebih aman dan cepat bagi masyarakat. Selama ini, mobilitas warga masih menghadapi berbagai kendala, terutama saat musim hujan. Kehadiran jembatan diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi, mempermudah akses pendidikan, serta memperlancar pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Dandim 1401/Majene, Letkol Czi Aji Setyawan, S.H., M.I.P., mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terlibat langsung dalam pembangunan. Menurutnya, proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung kemajuan wilayah.
"Partisipasi aktif masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan ini. Semangat gotong royong yang terjalin menunjukkan bahwa pembangunan akan lebih mudah diwujudkan ketika dikerjakan bersama-sama, " ujarnya.
Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan, Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan dapat segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat. Kehadiran jembatan ini menjadi harapan baru bagi warga Desa Adolang Dhua untuk mendapatkan akses transportasi yang lebih aman, mudah, dan efisien, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Updates.